Blog Biology

Minggu, 25 Mei 2014

VIRUS



  • Mapel : Biologi
  • Standar Kompetensi : Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup
  • Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan ciri-ciri, replikasi, dan peran virus dalam kehidupan
  • Indikator Ketuntasan:
  1. Mengidentifikasi ciri ciri virus
  2. Membedakan struktur virus dengan makhluk lainnya.
  3. Menjelaskan cara replikasi virus.
  4. Mengidentifikasi virus yang berbahaya dan merugikan.
  5. Menjelaskan peran virus yang menguntungkan dan merugikan.
  6. Mengkomunikasikan cara menghindari diri dari bahaya virus, seperti influenza, AIDS, Flu burung, SARS.

Rabu, 21 Mei 2014

SEJARAH BERDIRINYA DESA SEBULU DAN KECAMATAN SEBULU

                                                                                                                          Sumber : Eri Handayani

SEJARAH BERDIRINYA DESA SEBULU DAN KECAMATAN SEBULU

MUKADDIMAH

     Dengan berkat rahmat ALLAH SWT  Sang pencipta alam semesta beserta isinya yang telah melimpahkan Rahmat,Taupik,Hidayah dan Inayyah nya kepada kita sekalian.

     Sholawat dan Salam semoga selalu tercurahkan kepada Junjungan kita Nabi BesarMuhammad SAW Beserta keluarga,sahabat dan para pengikut ajaran beliau sampai akhir jaman, Amiin ya robbal Aalamin.

     Dengan ijin serta hidayah Allah SWT,dan dengan dorongan hati yang kuat saya untuk menerbitkan bacaan yang menguraikan sejarah kampung Sebulu dan berdirinya Kecamatan Sebulu,Dengan keinginan yang kuat inilah kami mencoba menggali cerita demi cerita,Akhirnya kami dapatkan lah sejarahnya lewat seorang narasumber yaitu Bapak ABDUSSAMAD USMAN Kelahiran Sendawar Kec. Melak tanggal 10 maret 1939 Mantan Pegawai Kecamatan Sebulu,Kec Kota Bangun dan bendaharawan kantor perwakilan Bupati kutai Samarinda ,Pensiunan April 1995.Dari bapakAbdussamad Usman Kami dapatkan data dan keterangan yang Beliau dapatkan lewat tetuha kampung antara lain :
         1.Neneknda H.M.Arsyad Imam tuha seboeloe(ALM)
         2.Neneknda Asan Unggau turunan Wangsa Liut (ALM)
         3.Ayahnda Haris (ALM)
         4.Ayahnda  Ugek / Doja (ALM)
         5.Ayahnda Lupap / Beca (ALM)
         6.Ayahnda Amer Husin Imam (ALM)
         7.Neneknda Abd Berat(H.Syakir) yang juga sudah Almarhum.
Data dan keterangan ini juga didapatkan langsung dari orang orang yang terlibat didalam perencanaan pendirian Kecamatan Sebulu.

      Kami selaku penulis sangat menyadari kelemahan dan kekurangan kami,dan awam dalam semua hal,Khususnya mengenai opservasi pengumpulan cerita dari mulut kemulut yang dicatat sesuai kemampuan daya ingat bapak Abdussamad Usman sudah barang tentu banyak terdapat kekurangan dan lain sebagainya,kami selaku penulis mengharap kan;Kritik,Saran dan teguran dari semua pihak,Agar ungkapan Tulisan ini memberikan manfaat bagi para pembacanya,Amiin ya robbal Alamin.

     Wabillahi Taufik Wal Hidayah,Summas salaamuu’Alaikum Warahmattullahi Wabarakatu. Terima kakasih
      Karangan  ABDUSSAMAD USMAN

Senin, 27 Mei 2013

MAKALAH TENTANG MANFAAT DAUN TOMAT UNTUK MEMBUNUH JENTIK NYAMUK Aedes aegypti



BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
      Penyakit Demam Berdarah Dengue banyak ditemukan di daerah tropis dan sub-tropis. Data dari seluruh dunia menunjukkan Asia menempati urutan pertama dalam jumlah penderita DBD setiap tahunnya. Sementara itu, terhitung sejak tahun 1968 hingga tahun 2009, World Health Organization (WHO) mencatat negara Indonesia sebagai negara dengan kasus DBD tertinggi di Asia Tenggara. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Jumlah penderita dan luas daerah penyebarannya semakin bertambah seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk.
      Data Departemen Kesehatan menunjukkan jumlah pasien DBD pada tahun 2007 mencapai 156.767 orang dengan jumlah yang meninggal 1.570 orang. Dalam dua bulan pertama tahun 2008, jumlah penderita DBD di Indonesia mencapai 12.266 orang, dan yang meninggal 97 orang; di pulau Kalimantan sendiri tercatat jumlah penderita DBD pada tahun 2009 mencapai 17.458 orang dan Kalimantan timur tercatat terbanyak kedua setelah Kalimantan barat yaitu sebanyak 5.244 orang.
       Berikut table jumlah penderita demam berdarah dengue di pulau Kalimantan yang dimau dari tahun 2006 sampai dangan tahun 2009:
 Tabel 1.1. Penderita DBD di pulau Kalimantan 2006-2009
No.
Propinsi
2006
2007
2008
2009
Jumlah penderita DBD
Jumlah penderita DBD
Jumlah penderita DBD
Jumlah penderita DBD
1
Kalimantan Barat
2.659
508
947
9.792
2
Kalimantan Tengah
513
696
531
1.309
3
Kalimantan Selatan
455
1.321
576
1.113
4
Kalimantan Timur
2.714
5.341
5.762
5.244
Sumber : Bank Data Kementrian Kesehatan RI

Minggu, 31 Maret 2013

Kualitas Pendidikan Indonesia Ranking 69 Tingkat Dunia

 Udah lama gak ngeblog saya kasih berita lama saja haha...

Kualitas Pendidikan Indonesia Ranking 69 Tingkat Dunia

Berdasarkan data dalam Education For All (EFA) Global Monitoring Report 2011: The Hidden Crisis, Armed Conflict and Education yang dikeluarkan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) yang diluncurkan di New York, Senin (1/3/2011), indeks pembangunan pendidikan atau education development index (EDI) berdasarkan data tahun 2008 adalah 0,934. Nilai itu menempatkan Indonesia di posisi ke-69 dari 127 negara di dunia. EDI dikatakan tinggi jika mencapai 0,95-1. Kategori medium berada di atas 0,80, sedangkan kategori rendah di bawah 0,80.
Total nilai EDI itu diperoleh dari rangkuman perolehan empat kategori penilaian, yaitu:
  • Angka partisipasi pendidikan dasar,
  • Angka melek huruf pada usia 15 tahun ke atas,
  • Angka partisipasi menurut kesetaraan jender,
  • Angka bertahan siswa hingga kelas V sekolah dasar (SD).
Penurunan EDI Indonesia yang cukup tinggi tahun ini terjadi terutama pada kategori penilaian angka bertahan siswa hingga kelas V SD. Kategori ini untuk menunjukkan kualitas pendidikan di jenjang pendidikan dasar yang siklusnya dipatok sedikitnya lima tahun. 

Di Tingkat Asia
Saat ini Indonesia masih tertinggal dari Brunei Darussalam yang berada di peringkat ke-34. Brunai Darussalam masuk kelompok pencapaian tinggi bersama Jepang, yang mencapai posisi nomor satu Asia. Adapun Malaysia berada di peringkat ke-65 atau masih dalam kategori kelompok pencapaian medium seperti halnya Indonesia.Meskipun demikian posisi Indonesia saat ini masih jauh lebih baik dari Filipina (85), Kamboja (102), India (107), dan Laos (109).

Test IQ