Blog Biology

Rabu, 10 Oktober 2012

ENTOMOLOGI "ORDO COLEOPTERA"




Coleoptera berasala dari bahasa Latin coleos = perisai, pteron = sayap, berarti insekta bersayap perisai. Empat puluh persen dari seluruh spesies serangga adalah kumbang (sekitar 350,000 spesies), dan spesies baru masih sering ditemukan. Perkiraan memperkirkan total jumlah spesies, yang diuraikan dan tidak diuraikan, antara 5 dan 8 juta. Anggota-anggotanya ada yang bertindak sebagai hama tanaman, namun ada juga yang bertindak sebagai predator (pemangsa) bagi serangga lain.
Ciri-ciri ordo Coleoptera adalah :
-          Memiliki dua pasang sayap, yaitu sayap depan dan sayap belakang. Sayap depan tebal dan permukaan luarnya halus yang mengandung zat tanduk sehingga disebut elytra, sedangkan sayap belakang tipis seperti selaput.
-          Apabila istirahat, elytra seolah-olah terbagi menjadi dua (terbelah tepat di tengah-tengah bagian dorsal). Sayap belakang membranus dan jika sedang istirahat melipat di bawah sayap depan.

-          Mengalami metamorfosis sempurna.
-          Metamorfose bertipe sempurna (holometabola) yang perkembangannya melalui stadia : telur —> larva —> kepompong (pupa) —> dewasa (imago). Larva umumnya memiliki kaki thoracal (tipe oligopoda), namun ada beberapa yang tidak berkaki (apoda). Kepompong tidak memerlukan pakan dari luar (istirahat) dan bertipe bebas/libera.
-          Tipe mulut menggigit. Alat mulut bertipe penggigit-pengunyah, umumnya mandibula berkembang dengan baik. Pada beberapa jenis, khususnya dari suku Curculionidae alat mulutnya terbentuk pada moncong yang terbentuk di depan kepala.
-          Contoh : Kumbang kelapa (Oycies rhinoceros), Kutu gabah (Rhyzoperta dominica) Kumbang janur kelapa (Brontispa longissima Gestr)
Klasifikasi :
Sub Ordo Adephaga
1.    Familia Cicindelidae
Fase imago Cicindelidae hidup bebas, larvanya hidup dalam tempat perlindungan dimana dia dapat menangkap mangsa yang lewat. Contoh: Cicindela sp. Pada siang hari banyak berterbangan di jalan-jalan atau di tempat kering. Larva Cicindela hidup pada lubang dalam tanah dan siap menangkap mangsa. Bentuk kepalanya pipih dan bisa digunakan sebagai penutup liang.

2.    Familia Carabidae
Fase imago Carabidae berbentuk pipih dengan warna logam dan memiliki mandibular yang kuat. Larva maupun imago Carabidae merupakan musuh dari banyak serangga terutama ulat dan kepompongnya. Antena biasanya berbentuk filiform, ada pula yang moniliform. Carabidae biasanya hidup dalam tanah atu dekat tanah. Carabidae biasanya aktif pada malam hari (nokturnal), pada siang hari serangga ini bersembunyi di bawah daun atau di bawah batu ataupun di bawah batang tanaman. Beberapa spesies yang berwarna terang aktif di siang hari (diurnal). Larva biasanya hidup sebagai predator, beberapa bersifat fitofag (pemakan tumbuhan) atau bersifat omnivora. Beberapa serangga dewasa dan larva dari Familia Carabidae merupakan predator hama yang penting. Contoh: Calosoma scrutator (fabricius).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan comentar, kritik dan saran agar blog ini bisa lebih baik lagi...!

Test IQ